Penyakit Herpes: Gejala, Penyebab, Pengobatan & Pencegahan

Di Indonesia istilah penyakit herpes disebut juga dengan harpes, herves, dampa dan dompo, semuanya menunjuk kepada hal yang sama. Virus herpes merupakan salah satu “pemimpin” dari jenis penyakit manusia yang mudah menular, ia hanya kalah dari virus influenza dan demam.

Herpes merupakan bahasa latin yang awalnya berasal dari bahasa yunani “herpein” yang mempunyai arti merayap. Arti kata ini merefleksikan sifat infeksi virus herpes yang menyebar di kulit. Setidaknya terdapat 25 jenis virus yang masuk dalam keluarga Herpesviridae. Sekitar delapan jenis virus herpes diketahui sering menginfeksi manusia. Namun yang menjadi bahasan utama di web ini adalah penyakit yang disebabkan oleh 3 macam virus herpes, karena virus-virus inilah yang cukup sering dijumpai di indonesia.

Penyakit Herpes Disebabkan Infeksi Virus:

  • Herpes Simplex Virus Type 1 (HSV-1): tipe ini menginfeksi mata dan daerah sekitar mulut seperti pada bibir (cold sores)
  • Herpes Simplex Virus Type 2 (HSV-2): tipe ini biasa menginfeksi organ kelamin atau genital dan bisa mengenai bayi yang baru lahir (Neonatal Herpes Simplex), bisa mengenai mata atau organ mulut namun kasus ini sangat jarang
  • Varicella Zoster Virus (VZV): virus ini merupakan penyebab terjadinya penyakit yang umum kita sebut sebagai cacar air, paling umum kita jumpai menyerang anak sebelum umur 12 tahun.

Sekali seorang pasien terinfeksi, maka infeksi ini akan berlangsung seumur hidup. Akibat dari virus ini bisa langsung terlihat secara jelas atau mereka dapat “diam” tidak aktif dalam tubuh seseorang selama bertahun-tahun dan tidak menunjukkan gejala apapun, namun kemudian mereka bisa “muncul mewabah” di kemudian hari secara berulang.

Beberapa Faktor Umum Pemicu Virus Kembali Aktif:

  • Melemahnya sistem kekebalan tubuh, misalnya dikarenakan akibat kemoterapi
  • Kelelahan yang sangat, misalnya seperti dikarenakan stress atau sakit
  • Paparan sinar matahari berlebihan, misalnya ketika berjemur
  • Perubahan hormonal pada wanita saat menstruasi dapat memicu virus untuk aktif kembali
  • Usia lanjut, virus herpes zoster umumnya menyerang usia lanjut

Beberapa pemicu yang menyebabkan virus menjadi aktif diatas adalah secara umum, untuk mengetahui penyebab secara spesifik dibahas pada masing-masing sub topik di bagian bawah. Meskipun demikian, dalam banyak kasus penyebab muncul dan merebaknya kembali virus yang sudah bersemayam dalam tubuh seringkali tetap tidak diketahui secara jelas.

Mengobati herpes dapat dilakukan secara herbal alami maupun dengan bahan kimia obat, namun hendaknya tindakan ini dilakukan dengan berbekal pengetahuan mengenai gejala, penyebab atau pemicu dan cara pencegahan, sehingga usaha yang anda jalankan dapat berhasil dengan baik untuk jangka panjang.


Penyakit Herpes Zoster
herpes zosterOrang yang terserang herpes zoster (shingles) biasanya sudah pernah terserang cacar air/dampa/dompo sebelumnya (biasanya pada masa kanak-kanak). Kedua penyakit ini disebabkan oleh virus yang sama yaitu varisella zoster virus (vzv). Gejala utamanya yaitu ruam kulit menyakitkan yang kemudian berkembang menjadi benjolan melepuh gatal yang mengandung partikel virus. Virus ini mampu menyebabkan infeksi akut pada bagian dermatoma (terutama dada dan leher) dan saraf. Penyakit ini bisa menyerang segala umur, namun yang lebih sering diserang yaitu umur diatas 50 tahun. Walaupun jarang terjadi, herpes zoster bisa kambuh, oleh karena itu perlu dipelajari tindakan pencegahannya.
Langsung ke: Penyebab | Gejala | Pengobatan | Pencegahan


Penyakit Herpes Genitalis
herpes genitalDisebut juga herpes kelamin, merupakan infeksi oleh herpes simplex virus tipe 2 (HSV-2) yang terjadi dan ditularkan melalui kontak intim kulit ke kulit dengan seseorang yang sudah terinfeksi virus. Kulit lembab yang ada di bagian dalam mulut, alat kelamin (penis pada laki-laki, vulva dan vagina pada wanita) dan anus adalah yang paling rentan terhadap penularan infeksi. Banyak orang yang terinfeksi virus ini tidak pernah menunjukkan gejala tapi masih dapat menularkan infeksi kepada orang lain, namun jika gejala-gejala muncul, gejala ini dapat berupa rasa nyeri ringan sampai terjadi benjolan melepuh menyakitkan pada alat kelamin dan sekitarnya.
Langsung ke: Penyebab | Gejala | Pengobatan | Pencegahan


Penyakit Herpes Bibir & Mulut (Herpes Labialis Simplex, Oral Herpes)
herpes di bibirHerpes oral adalah infeksi yang terjadi pada mulut dan bibir yang disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe 1. Anda mungkin tidak mengalami gejala apapun ketika pertama kali terinfeksi. Namun penyakit ini biasanya akan muncul beberapa waktu kemudian. Gejala herpes labialis simplex sering di mulai dengan kesemutan, gatal atau sensasi terbakar di sekitar mulut, demam dan nyeri otot. Selanjutnya virus menyebabkan luka yang menyakitkan pada bibir atas dan bawah, gusi, lidah, langit-langit mulut, di dalam pipi atau hidung, dan kadang-kadang pada wajah, dagu, dan leher.
Langsung ke: Penyebab | Gejala | Pengobatan | Pencegahan


Penyakit Herpes Mata (Ocular Herpes)
herpes di mata
Herpes pada mata merupakan sesuatu yang umum dijumpai dan biasa terjadi secara berulang pada orang yang sama. Penyakit ini sebabkan oleh 2 jenis virus: pertama yaitu ketika virus herpes simplex tipe 1 menginfeksi mata maka menyebabkan penyakit yang disebut sebagai herpes simplex keratitis, kedua yaitu ketika virus varicella-zoster (juga menyebabkan cacar air) menyerang bagian mata maka akan menyebabkan penyakit yang disebut dengan herpes zoster ophthalmicus.

Gejalanya meliputi: mata kemerahan, pembengkakan atau peradangan dan nyeri pada atau sekitar mata, penglihatan kabur. Dalam beberapa kasus, infeksi bisa sampai ke kornea sehingga dapat mengakibatkan hilangnya penglihatan secara permanen. Herpes mata ditularkan melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi dengan virus aktif. Namun, beberapa orang tidak menunjukkan gejala gangguan kesehatan apapun walaupun sudah terinfeksi virus ini.
Langsung ke: Penyebab | Gejala | Pengobatan | Pencegahan


Penyakit Herpes Anak & Balita
herpes pada anakVirus herpes biasanya akan lebih mudah menyerang anak-anak dengan imunitas tubuh lemah. Herpes pada anak umumnya menyerang bagian mulut atau sekitar bibir, bagian ini biasanya di serang oleh virus herpes simplex tipe 1. Anak anak juga bisa terkena serangan virus herpes simplex tipe 2 pada area genitalnya, namun hal ini cukup jarang terjadi jika dibandingkan dengan orang dewasa.

Gejala, penyebab, cara mengobati dan pencegahan herpes pada anak sebagian besar cukup mirip dengan cara penanganan pada orang dewasa. Sedangkan virus herpes yang menyerang bayi yang baru lahir bisa sangat berbahaya, karena dapat menginfeksi bagian tubuh manapun, seperti dapat menginfeksi bagian otak, paru-paru,liver, mata, menyebabkan luka melepuh pada kulit, bahkan dapat menyebabkan cacat lahir.  Untuk memperlajari secara lebih detail silahkan pelajari topik bahasan herpes pada anak dan bayi.


Penyakit Herpes Ibu Hamil
Bagaimana jika penderita herpes genital, herpes zoster atau herpes pada bibir adalah seorang ibu hamil?. Tergantung dari berbagai faktor, seperti kapan waktu terjadinya serangan penyakit herpes dapat mengindikasikan seberapa besar resiko yang harus dihadapi si ibu dan janin. Penularan virus dari kulit kelamin ibu ke bayi dapat terjadi pada saat persalian, bahkan herpes dapat menyebabkan keguguran, kerusakan syaraf janin dan cacat lahir. Virus ini cukup berbahaya, namun demikian tidak semua kasus herpes pada ibu hamil berbahaya, misalnya ketika si ibu sudah memiliki antibodi, maka kemungkian bayi terkena herpes sangat kecil.


Loading Facebook Comments ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.