Penyebab Herpes Mata

Penyebab | Gejala | Pengobatan | Pencegahan | kembali ke klasifikasi

Herpes mata bukan bentuk terpisah dari herpes. Herpes ini adalah efek samping dari HSV-1, umumnya dikenal sebagai “herpes oral” atau “cold sore” yang menginfeksi mulut atau wajah. Seringkali herpes ini tidak mengakibatkan masalah permanen. Namun, dalam beberapa kasus infeksi herpes dapat menyebabkan jaringan parut pada bagian kornea mata. Hal ini bisa menyebabkan hilangnya penglihatan secara permanen.

Penyebab Penyakit Herpes Pada Mata

Pengobatan yang tepat dengan salep atau tetes mata antivirus bisa membantu mencegah jaringan parut pada kornea. Virus herpes simpleks tipe 2 (HSV-2) biasanya menyebabkan herpes genital dan jarang menyebabkan infeksi mata. Banyak pria dan wanita yang menularkan HSV-1 ke anak-anak, karena seringkali orangtua mencium anak-anak mereka saat terjangkit virus.

Ada beberapa cara HSV-1 dapat menyebabkan herpes okular:
• Kontak dengan luka terbuka dari herpes oral
• Kontak dengan orang yang menderita herpes oral
• Menjalar melalui syaraf-syaraf

Jika Anda menyentuh luka terbuka saat Anda sedang menderita virus HSV-1, dan kemudian Anda menyentuh mata Anda, maka itu dapat menginfeksi mata Anda dan menyebabkan herpes mata.
Jika seseorang sedang menderita herpes dan mencium atau menyentuh mata Anda, maka kemungkinan besar Anda akan terjangkit herpes mata.

Namun, jarang terjadi mata kontak dengan luka terbuka . Penyebab paling umum dari herpes mata terjadi karena herpes tidak aktif dalam saraf Anda sendiri setelah terjadinya infeksi awal. Sementara pemicu sesungguhnya (tidak sepenuhnya jelas ) diyakini berhubungan dengan stres atau sistem kekebalan tubuh. Sangat kecil prosentasenya orang-orang dengan HSV-1 akan mengakibatkan reaksi yang memicu herpes okular.

Hampir semua orang pernah terkena virus selama masa kanak-kanak. Pertama kali Anda terinfeksi dikenal sebagai “infeksi primer”, yang tidak menimbulkan gejala apapun. Virus akan tetap aktif di akar saraf wajah.
Setelah infeksi primer, virus akan menetap pada tubuh Anda dan tetap hidup. Hidup tetapi tidak aktif (dormant) di akar saraf pada wajah (saraf trigeminal).

Pada banyak orang, virus tidak aktif akan menetap secara permanen dan tidak menyebabkan masalah.
Pada beberapa orang, virus bisa kembali aktif dan berkembang biak dari waktu ke waktu. Partikel virus kemudian menjalar ke saraf dan menyebabkan infeksi aktif kembali dengan gejala:

  • Dalam kebanyakan kasus, virus akan bergerak ke bawah ke saraf mulut yang menyebabkan cold sore.
  • Dalam beberapa kasus, virus bergerak ke bawah ke saraf mata menyebabkan infeksi mata aktif.

Pemicu dari infeksi mata herpes simpleks
Virus ini dapat diaktifkan kembali secara spontan atau oleh faktor-faktor pemicu tertentu seperti misalnya:

  • sakit atau perasaan kurang enak badan (kondisi tubuh kurang sehat)
  • paparan sinar matahari yang kuat
  • demam (suhu tinggi di atas 38°C)
  • perasaan tertekan/ stress
  • (Pada wanita) menstruasi
  • sistem kekebalan tubuh yang lemah juga dapat memicu cold sore atau infeksi herpes mata simplex – misalnya, jika Anda memiliki HIV atau sedang dalam pengobatan kemoterapi.

Siapa yang dapat terinfeksi herpes mata simpleks?
Sekitar 1-2 orang di 1.000 akan terjangkit setidaknya satu kali pada tahap tertentu dalam kehidupan mereka. Waktu yang paling umum untuk terjangkit infeksi aktif pertama adalah antara usia 30 dan 40. Seringkali orang yang terjangkit infeksi mata aktif pernah mengalami herpes mulut (cold sore) sebelumnya pada masa hidup mereka. Infeksi herpes mata simplek juga lebih umum terjadi pada mereka yang memakai lensa kontak.

Loading Facebook Comments ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.